Kamis, 10 November 2022

Interface Input Output - Laporan Interface - FISIKA

 1.1  Latar belakang

Jika I/O yang dipetakan dimemori sedang digunakan, seluruh keempat register itu merupakan bagian dari ruang alamat memori computer dan dapat dibaca dan ditulis dengan menggunakan intruksi-intruksi biasa. Sebaliknya, instruksi I/O khusus, memori, misalnya, IN dan OUT, disediakan untuk membaca dan menulis instruksi-instruksi khusus tersebut. Dalam kedua kasus ini, I/O dilakukan dengan menstranfer informasi data dan status antara CPU I/0.Register status keyboard memiliki 2 bit yang digunakan dan 6 bit yang tidak digunakan. Unit Input/Output (I/O) adalah (masukan)/(keluaran) bagian dari sistem mikroprosesor yang digunakan oleh mikroprosesor itu untuk berhubungan dengan dunia luar. Metode I/O yang paling sederhana adalah I/O terprogram, yang umunya  digunakan didalam mikroprosesor-mikroprosesor tingkat rendah, contoh,dalam system-sistem tersimpan (embedded) atau dalam system-sistem yang harus merspons dengan cepat perubahan-perubahan eksternal (siste,-sistem waktu riil). CPU-CPU ini biasanya memiliki sebuah instruksi input output tunggal. 
 Tujuan percoaan

Untuk mengetahui spesifikasi dari  IC 74LS138

 Untuk mengetahui prinsip kerja dari interface input output dan alamat data

 Untuk mengetahui aplikasi dari interface input-output.


Peralatan dan Komponen

3.1.1 Peralatan dan Fungsi

        1. PSA 5 V (1 buah)

            Fungsi : Untuk menyalurkan energi listrik dengan tegangan yang telah ditentukan.

        2. Multimeter Digital

                Fungsi : Untuk mengukur tegangan listrik, arus listrik dan, tahanan.

3.1.2 Komponen dan Fungsi

      1. IC 74LS138 (1 buah)

           Fungsi: untuk memilih salah satu dari 8 jalur dengan memberikan data BCD 3 bit pada              jalur  A0-A2

       2. IC 74LS244 (1buah)

            Fungsi: sebagai penyandi/decoder

       3. LED (1 buah)

            Fungsi: sebagai indikator input logika hidup (high) dan mati (low)

        4. Resistor 330 ohm (8 buah)

         Fungsi: Untuk pengatur dalam membatasi jumlah arus yang mengalir dalam suatu rangkaian.

        5. Saklar ON/OFF.

             Fungsi: sebagai alat pemutus dan penyambung arus listrik pada rangkaian.

 3. 2 Prosedur Percobaan

1. Dipersiapkan peraltan dan komponen.

2. dirancang rangkaian interfaceinput output seperti gambar di bawah ini 
3. Diberikan alamat data dari IC 74LS1138
4. Diberikan data input IC 74LS244
5. Diamati keluarannya dan dicatat hasilnya

Analisa Data

1.      Jelaskan spesifikasi dari IC decoder alamat 74LS138 dan 74LS244!

Jawab: a. IC 74LS138 

IC 74LS138 mempunyai kaki yang terdiri dari :

Kaki 1,2,3                               : Merupakan kaki input select A,B,C

Kaki 4,5,6                               : Merupakan kaki input enable G1, G2A dan G2B

Kaki 8                                     : Merupakan ground

Kaki 7,9,10,11,12, 13,14,15   : Merupakan output

Kaki 16                                   : Merupakan VCC.

b. IC 74LS244 

IC74LS244 memiliki kaki yang terdiri dari

-          kaki 1, 10, 19 yaitu ground.

-          kaki 2, 4, 6, 8, 11, 13, 15, 17 sebagai input.

-          kaki 3, 5, 7, 9, 12, 14, 16, 18 sebagai output.

2.      Sebutkan aplikasi dari interface input-output!

Jawab: - Perangkat Block termasuk disk drive;

-   RAW I/O atau akses file-sistem;

-   pemetaan memori untuk pengaksesan file;

-   Libary layered dalam proses pengeditan;

-   perangkat karakter termasuk keyboard, mouse dan serial port;

Perintah seperti get, put

3.      Jelaskan prinsip kerja interface input-output dan alamat data yang digunakan!

Jawab: Yaitu antarmuka pemakai (user intrface) merupakan mekanisme komunikasi antara         pengguna (user) dengan sistem dimana keluaran dari IC74LS138 menjadi masukan          pada IC74LS244 dan dapat dilihat outputnya melalui LED pada rangkaian

Kesimpulan

1. IC yang digunakan ada dua yaitu IC 74LS244

Spesifikasi IC 74LS244 

IC 74LS244 mempunyai kaki yang terdiri dari

 Kaki 1, 10, dan 19 Ground

 Kaki 2,4,6,8,11,13,15,17 Sebagai input

 Kaki 3,5,7,9,12,14,16,18 Sebagai output


2. IC yang digunakan ada dua yang dikolaborasikan yaitu IC 74LS244 dan IC 74LS138 Dimana kaki-kaki antara IC dihubungkan satu sama lain dan menghasilkan suatu kegunaan yang memungkinkan input dalam decoder dan komponen logika kombinasional lainnya. Pada umumnya, memungkinkan input adalah fitur yang mudah untuk  interkoneksi dua atau lebih komponen standar untuk tujuan menggabungkan mereka ke dalam fungsi smiliar dengan lebih input dan ouput. 

3. Apabila salah satu input berlogika 1 maka output akan berlogika 1. Jika A0 diberi tegangan Low, maka Y0 akan berlogika 0. Jika A0 diberi tegangan High, maka Y0 akan berlogika 1. 

Decoder Alamat 74LS138 - Laporan Interface - FISIKA

                                                         BAB I - PENDAHULUAN

Latar Belakang

Interface  atau  antarmuka  adalah  penghubung  antara  dua  sistem  atau  alat  media penghubunantara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan  sumber  daya  mengalir  dari  satu  subsistem  ke  subsistem  yang  lainnya. Sistem komputer tidaakan  berguna  tanpa  adanya  peralatan  input  dan  output.  Interface merupakan suatu layanan ataupun mekanisme yang diberikan kepada setiap pengguna alat digitalnya. Decoder atau pengurai sandi (kode) atau pendekode atau pengawas sandi adalah suatu piranti yang dapat mengubah suatu sistem bilangan biner yag terdapat pada bagian masukan, menjadi sistem bilangan yang lainnya (desiamal, contohnya) yang terdapat pada bagian  keluarannya.  Proses  yang  telah  disandikan  oleh piranti  encoder.  Tetapi  bagian masukan ini harus berupa sistem bilangan biner. Encoder dan Decoder (disingkat Endec) berfungsi untuk menyandikan suatu isyarat atau pola yang menggunakan sistem analog, kemudian dibuat sandi digitalnya untuk diolah, disimpan, atau dikirim. Sesudah itu isyarat akan dikiembalikan lagi menjadi isyarat atau pola analog yang segambar atau serupa. Dekoder yang kita bahas menggunakan contoh dekoder atau pengurai sandi dari Biner menjadi desimal yang ideal yaitu IC 74138. Piranti Decoder praktis ini dilengkapi dengan sinyal kendali masukan Enable E1, E2, dan E3. Sinyal kendali E1 dan E2 bekerja dengan mode Aktif rendah, sedangkan E3 bekerja dengan mode operasi Aktif Tinggi. IC 7442 adalah Decoder Biner (BCD)-ke-Desimal (1 dari 10).

 Tujuan Percobaan

1.   Untuk mengetahui spesifikasi dari IC decoder alamat 74LS244.

2.   Untuk dapat menggunakan IC 74LS244 yang dikolaborasikan dengan 74LS138.

3.   Untuk  mengetahui  data-data  input  yang  akan  diberikan  dan membandingkannya dengan data output IC 74LS138



BAB III - METODOLOGI PERCOBAAN

 


 

3.1  Peralatan dan fungsi

 

1.    PSA 5 V ( 1 buah )

  Fungsi  : sebagai sumber tegangan pada rangkaian.

2.    Protoboard

Fungsi  : sebagai untuk merangkai kompenen sementara.

3.    Penjepit Buaya

Fungsi : sebagai untuk menghubungkan dari suatu komponen ke peralatan.

4.    Saklar High/Low 6 buah

Fungsi : sebagai untuk menghidupkan atau memutuskan arus dan tegangan

 

3.2   Komponen dan fungsi

 

1.      IC 74LS138 ( 1 buah )

Fungsi  : sebagai decoder.

2.      LED ( 8 buah )

Fungsi  : sebagai indicator pada rangkaian.

3.      Resistor 330 Ω ( 8 buah )

Fungsi  : sebagai untuk menghambat arus dan tegangan.

4.      Jumper (secukupnya)

Fungsi  : sebagai penghubung antar komponen dalam rangkaian.


 

3.3 Prosedur Percobaan

1.      Disiapkan peralatan dan komponen yang dibutuhkan.

2.      Dirangkai peralatan dan komponen sesuai dengan gambar di bawah ini :

3.      Dihubungkan kaki 1 (masukan) IC 74138 kesaklar A.

4.      Dihubungkan kaki 2 (masukan) IC 74138 kesaklar B.

5.      Dihubungkan kaki 3 (masukan) IC 74138 kesaklar C.

6.      Dihubungkan kaki 4 IC 74138 kesaklar G2A.

7.      Dihubungkan kaki 5 IC 74138 kesaklar G2B.

8.      Dihubungkan kaki 6 IC 74138 kesaklar G1.

9.      Dihubungkan kaki 7 (keluaran) IC 74138 ke resistor dan LED.

10.  Dihubungkan kaki 9 (keluaran) IC 74138 ke resistor dan LED.

11.  Dihubungkan kaki 10 (keluaran) IC 74138 ke resistor dan LED.

12.  Dihubungkan kaki 11 (keluaran) IC 74138 ke resistor dan LED.

13.  Dihubungkan kaki 12 (keluaran) IC 74138 ke resistor dan LED.

14.  Dihubungkan kaki 13 (keluaran) IC 74138 ke resistor dan LED.

15.  Dihubungkan kaki 14 (keluaran) IC 74138 ke resistor dan LED.

16.  Dihubungkan kaki 15 (keluaran) IC 74138 ke resistor dan LED.

17.  Dihubungkan kaki 8 IC 74138 sebagaiground kekutubnegatif PSA.

18.  Dihubungkan kaki 16 IC 74138 sebagaiVCCkekutubpositif PSA.

19.  Dihidupkan  PSA 5 Volt

20.  Divariasikanmasukan G1, G2a, G2bdanSklar A, B, dan C.

21.  Diamatidandicatatkeluaranmelalui LED.

22.  Dimatikan PSA 5 Volt.

BAB IV - HASIL DAN ANALISA

Data percobaat

          Interface menggunakan IC 74LS138 dan IC 74LS244

Input

 

Output

Enable

Select

G1

G2

C

B

A

Y0

Y1

Y2

Y3

Y4

Y5

Y6

Y7

X

H

X

X

X

H

H

H

H

H

H

H

H

L

X

X

X

X

H

H

H

H

H

H

H

H

H

L

L

L

L

L

H

H

H

H

H

H

H

H

L

L

L

H

H

L

H

H

H

H

H

H

H

L

L

H

L

H

H

L

H

H

H

H

H

H

L

L

H

H

H

H

H

L

H

H

H

H

H

L

H

L

L

H

H

H

H

L

H

H

H

H

L

H

L

H

H

H

H

H

H

L

H

H

H

L

H

L

H

H

H

H

H

H

H

L

H

H

L

H

H

H

H

H

H

H

H

H

H

L

 Keterangan:

H: High Voltage Level L: Low Voltage Level X: Dont care

BAB V - KESIMPULAN 

 kesimpulan

1.      IC yang digunakan ada dua yaitu IC 74LS244

Spesifikasi IC 74LS244

IC 74LS244 mempunyai kaki yang terdiri dari

Kaki 2,4,6,8,11,13,15,17 sebagai input

Kaki 3,5,79,12,14,16,18 sebagai output

 

2.      IC yang digunakan aa dua yang dikolaborasi yaitu IC 74LS244 dan IC 74L138


Prinsip kerja dari interface input-output dan alamat data yang digunakan yaitu Antarmuka pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi. user interface, berfungsi untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting dalam membangun user interface adalah kemudahan dalam memakai/ menjalankan sistem, interaktif, komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan/ membangun suatu program jangan terlalu diperlihatkan.

3. Apabila salah satu input berlogika 1 maka output akan berlogika 1, dan apabila 3 input disatukan yang select maupun enable maka salah satu output atau Y akan berlogika 0. Jika A, B,C diberi tegangan Low, maka Y0 akan berlogika 0.


Interface Input Output - Laporan Interface - FISIKA

  1.1   Latar belakang Jika I/O yang dipetakan dimemori sedang digunakan, seluruh keempat register itu merupakan bagian dari ruang alamat ...